Babinsa-Bhabinkamtibmas Skanto Bantu Latih Petani Dari Kabupaten Sarmi
Keerom - Sinergi TNI-Polri kembali ditunjukkan dalam
upaya membangun pertanian di wilayah pedalaman. Babinsa Koramil 1701-23/Skanto
Sertu Apriyanto bersama Bhabinkamtibmas Polsek Skanto Brigpol Moh. Sohech,
S.H., mendampingi langsung pelatihan bagi puluhan petani dari Kabupaten Sarmi
di lahan persawahan Kelompok Tani Sadar Tani Makmur, Kampung Wulukubun, Distrik
Skanto, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dari
Kabupaten Sarmi dalam mengelola lahan, khususnya penggunaan mesin traktor.
Selain itu, juga untuk menjalin kerja sama antar kelompok tani lintas kabupaten
dan menjamin keamanan selama pelatihan.
"Kami di sini untuk memastikan kegiatan berjalan lancar
dan para petani bisa belajar dengan nyaman serta situasi kamtibmas tetap
kondusif," kata Sertu Apriyanto, menegaskan peran pendampingan Babinsa dan
Bhabinkamtibmas.
Pelatihan yang digelar di lahan milik Ketua Kelompok Tani,
Ramadhan Simatupang, ini melibatkan sejumlah pemateri kunci. Hadir sebagai
pembimbing 4 (empat) orang fungsional penyuluh dari Kementerian Pertanian BRMP
Wilayah Papua (Ibu Martina, Ibu Siti Rauda, Bapak Frans Falogo dan Bapak Muhammad
Nur), perwakilan Yayasan Wahana Sarmi Sejahtera (Bapak Ahmadi dan Bapak Hanoch)
serta IPDA Kamaludin, S.H. (KBO Sat Binmas Polres Keerom),
Pelatihan berlangsung intensif dengan beberapa sesi penting.
Para petani tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan kondisi lahan,
teknik pengolahan tanah dan penanaman padi, hingga diskusi interaktif antar
petani. Puncaknya adalah pelatihan hands-on menggunakan alat bajak traktor,
yang menjadi fokus utama untuk meningkatkan efisiensi pengolahan sawah.
Kehadiran aparat keamanan di tengah lokasi pelatihan
mendapat apresiasi tinggi dari peserta. Para petani mengaku merasa lebih aman
dan terbantu sehingga bisa fokus menyerap ilmu.
"Kami sangat terbantu dan nyaman. Situasinya aman, jadi
bisa konsentrasi belajar cara pakai traktor dan kelola sawah yang baik,"
ujar salah seorang peserta petani dari Sarmi.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI-Polri tidak hanya di
bidang keamanan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor
pertanian sebagai penopang ketahanan pangan di wilayah pedalaman Papua.
(Redaksi Papua)

Komentar
Posting Komentar