Perangi Narkoba, Yonif 809/NTM Gelar Sosialisasi P4GN dan Pemeriksaan Kesehatan
SARMI – Masalah penyalahgunaan narkoba di Indonesia kini
telah memasuki tahap yang sangat mengkhawatirkan. Fenomena ini tidak lagi
mengenal batas usia, jenis kelamin, maupun latar belakang profesi. Mulai dari
masyarakat sipil hingga aparat keamanan, ancaman barang haram ini terus
mengintai dan merusak masa depan bangsa.
Menyikapi ancaman tersebut, Batalyon Infanteri (Yonif)
809/NTM mengambil langkah tegas dengan menyelenggarakan kegiatan Pencegahan,
Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Jumat,
19 Desember 2025.
Kegiatan P4GN dihadiri langsung oleh pejabat
satuan Yonif TP 809/NTM di antaranya Pasi Intel Yonif TP 809/NTM Letda
Inf Yosef Safaat Joke dan Danki Medis Yonif TP 809/NTM Kapten Candra Wahyu Tri
Baskara, S.Farm, Apt. Turut hadir pula tim Tenaga Kesehatan dari Puskesmas
Petam yang membantu jalannya pemeriksaan medis.
Kegiatan ini bertujuan utama untuk memastikan lingkungan
Yonif 809/NTM bersih dari pengaruh narkotika, sekaligus mendukung program kerja
yang dicanangkan oleh Kodam XVII/Cenderawasih dan Brigif TP 80/Kurare dalam
mewujudkan prajurit yang berintegritas.
Dalam pelaksanaannya, rangkaian kegiatan dimulai dengan
sosialisasi mendalam mengenai bahaya narkoba, dilanjutkan dengan pemeriksaan
tes urine secara ketat terhadap para prajurit oleh tim medis dari Puskesmas
Petam.
Dalam kesempatan tersebut, Pasi Intel Yonif TP 809/NTM Letda
Inf Yosef Safaat Joke menegaskan pentingnya kewaspadaan setiap prajurit.
"Kegiatan P4GN ini adalah komitmen harga mati. Kita
ingin memastikan bahwa seluruh jajaran Batalyon 809/NTM benar-benar bersih
sehingga dapat menjalankan tugas pokok dengan optimal tanpa adanya gangguan
dari penyalahgunaan narkoba," ujar Letda Inf Yosef Safaat Joke.
Melalui pelaksanaan kegiatan P4GN ini, diharapkan dapat
memberikan efek cegah serta menjadi deteksi dini bagi seluruh personel. Sinergi
antara Yonif 809/NTM dan Tenaga Kesehatan Puskesmas Petam membuktikan bahwa
pemberantasan narkoba memerlukan kolaborasi yang kuat di wilayah Kabupaten
Sarmi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Yonif 809/NTM menegaskan
posisinya sebagai satuan yang disiplin, sehat, dan siap mendukung penuh visi
besar jajaran TNI AD dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah Papua.

Komentar
Posting Komentar